Yasonna: Paspor Jemaah Haji 80% Selesai, tapi Belum Ada Keputusan dari Saudi

Yasonna: Paspor Jemaah Haji 80% Selesai, tapi Belum Ada Keputusan dari Saudi

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun– Menteri Hukum serta HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly menjelaskan pengurusan paspor untuk jemaah haji tahun 2020 hampir selesai. Tetapi, Yasonna menyebutkan ada info jika pemerintah Arab Saudi minta untuk tunda persiapan penerapan haji tahun ini.

Anggota Komisi III dari Fraksi PKB Cucun A Syamsurizal dalam rapat lewat teleconference, Rabu (1/4/2020), awalannya bertanya skenario Yasonna mengaplikasikan physical distancing buat beberapa Jemaah haji yang akan mengatur paspor di Imigrasi. Cucun minta physical distancing itu diaplikasikan di Imigrasi walau sampai sekarang belumlah ada ketetapan masalah haji dari pemerintah Arab Saudi.

” Jika berlangsung contoh dibolehkan kelak untuk pergi beribadah haji tahun ini, apa skenario kelak dari Imigrasi, pengerjaan paspor, yang itu adalah siklus tahunan yang harusnya di bulan-bulan ini kan Pak, sama Ramadhan. Ini yang perlu diprediksi jika contohnya berlangsung. Ya semoga apa yang saya cemaskan.kuatirkan ini Bapak telah punyai skenario bagus, bagaimana physical distance, social distance ini telah teratasi, ” tutur Cucun.

Menyikapi pertanyaan itu, Yasonna menjelaskan proses pengurusan paspor jemaah haji tahun ini telah 80 % usai. Hal tersebut dilaksanakan sesuai ketetapan.

Baca juga : Nama Baik Dicemarkan, Irwasda Polda Riau Polisikan 2 Warga

” Masalah haji, jika masalah paspornya telah, 80 % pengurusan paspor telah usai awalnya. Jadi sebab ini telah terencana serta sesuai ketetapan, jadi pengurusan paspor jemaah haji itu telah usai, 80 %, ” sebut Yasonna.

Tetapi, Yasonna menyebutkan ada kabar jika pemerintah Arab Saudi minta untuk tunda persiapan penerapan beribadah haji tahun 2020. Arab Saudi dikatakannya belum putuskan apa akan melanjutkan penerapan haji tahun ini.

” Tetapi kami mendapatkan info, serta dari pemerintah Arab Saudi, ada kabar menjelaskan menunda dahulu persiapan untuk ingin naik haji, sebab mereka dapat belum putuskan apa akan melanjutkan penerapan beribadah haji tahun ini, ” kata Yasonna.

” Tentu saja itu ialah seluruhnya kewenangan dibanding Arab Saudi. Cuma dari beberapa info yang kita ketahui, tentu saja sesaat ini belumlah ada perubahan, ” paparnya.

Berkaitan physical distancing di Imigrasi, Yasonna menjelaskan akan minta batuan dari TNI serta Polri. Pemerintah dikatakannya telah membuat persiapan spesial bila nanti ada kebijaksanaan baru dari Arab Saudi.

” Yang tentu jika itu berlangsung, kami akan mempersiapkan, pasti kami akan minta pertolongan dari TNI/Polri, pasti prinsip social distancing akan dilaksanakan, ini akan kami kerjakan. Serta kelak jika ini dibikin kebijaksanaan baru oleh pemerintah Arab Saudi, pasti kami pemerintah akan membuat persiapan-persiapan dengan cara spesial karena itu, ” ujarnya.