Tok! DPR Sahkan RUU soal Bela Negara Jadi UU

Tok! DPR Sahkan RUU soal Bela Negara Jadi UU

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun– DPR menetapkan Perancangan Undang-Undang (RUU) Pengendalian Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara. RUU PSDN ini pada dasarnya mengendalikan mengenai bela negara.

Pengesahan RUU Pesantren itu ditetapkan dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9/2019). Wakil Ketua DPR Agus Hermanto pimpin rapat.

“Apa perbincangan tingkat II, pemungutan ketetapan mengenai RUU PSDN untuk Pertahanan Negara bisa di setujui untuk disahkan jadi UU?” bertanya Agus pada anggota DPR yang ada.

Semua anggota DPR yang ada serentak menjawab sepakat. Agus selanjutnya mengetuk palu sidang sinyal pengesahan RUU PSDN untuk Pertahanan Negara jadi UU.

Baca juga : Gempa M 6,5 Ambon, Jembatan hingga Kantor Pemerintah Rusak

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudy, yang ada dalam rapat paripurna, menyebutkan dengan pengesahan RUU PSDN program bela negara sudah mempunyai payung hukum. Ryamizard pun tidak lupa berterima kasih pada pihak DPR.

“Kami benar-benar berterima kasih pada seluruh pihak atas semua perhatian serta suport dalam mengakhiri proses bahasan RUU ini,” kata Menhan.

Dikabarkan awalnya, Komisi I DPR serta pemerintah menyetujui RUU PSDN dibawa ke paripurna dalam rapat perbincangan tingkat I atau pengambil ketetapan tempo hari. Satu diantara muatan bela negara seperti dalam RUU PSDN ialah ‘komponen cadangan’ militer yang diisi warga sipil.

“Bela negara pokoknya. Jadi, jika negara terancam atau untuk menjaga kedaulatan negara ini, logikanya mustahil dapat diatasi militer saja. Kurang, hingga skema pertahanan kita ialah skema pertahanan rakyat semesta. Jadi semua rakyat memiliki hak turut bela negara,” kata Kharis waktu diminta konfirmasi, Senin (23/9).