Menaker Sebut Perjanjian Kerja Bersama Bikin Pekerja Bahagia

Menaker Sebut Perjanjian Kerja Bersama Bikin Pekerja Bahagia

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun– Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, mengatakan jika perusahaan yang mempunyai Kesepakatan Kerja Bersama dengan (PKB) 96% pekerjanya merasakan senang. Karena, PKB tidak cuma bertindak penting dalam penataan jalinan industrial dalam tempat kerja, tetapi dapat membuat kenyamanan, kebahagiaan, serta kenikmatan dalam kerja.

Hanif berujar, rasa bahagia, nyaman, serta senang itu lahir sebab terdapatnya penataan yang pasti dalam PKB. Baik tersangkut hak serta keharusan di antara pekerja serta entrepreneur, atau penataan berkaitan penyelesaian konflik.

“Hingga kenyamanan dalam kerja, level of happiness mereka dalam kerja bertambah. Ini sebab ditata dengan jelas dalam PKB di perusahaan,” kata Hanif dalam info tercatat, Sabtu (21/9/2019).

Dia menerangkan jika PKB berperan jadi fasilitas atau alat jalinan industrial yang bisa digenggam saat berlangsung satu konflik. Karena, PKB dibikin atas persetujuan kedua pihak (entrepreneur serta SP/SB). Tetapi, sambungnya memperingatkan, dialog sosial jangan cuma jadikan jadi media komunikasi pada saat ada konflik antar faksi saja.

“Dialog sosial harus terus dikerjakan dengan intensif dengan beberapa media serta fasilitas komunikasi, untuk memupuk jalinan industrial yang serasi,” tuturnya.

Dalam Penandatanganan Kesepakatan Kerja Bersama dengan (PKB) Periode 2019-2021 di antara Perusahaan serta Serikat Pekerja PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) serta PT Toyota Astra Motor (TAM) itu, Hanif mengemukakan apresiasinya pada seluruh pihak. Dia menghargai atas kesuksesan perusahaan wujudkan PKB ke-19 semenjak perusahaan itu berdiri di Indonesia, atau PKB ke-8 semenjak terdapatnya pembelahan peranan usaha di antara PT TMMIN serta PT TAM.

“Ini satu hal yang pantas dihargai. Saat jalinan industrial selalui didahului dengan dialog bipartit, itu semakin lebih cepat dalam sampai persetujuan PKB,” katanya.

Baca juga : Viral Polisi Pukuli Mahasiswa Demo di Bogor, Ini Penjelasan Kapolres

Presiden Direktur PT TMMIN, Warih Andang Tjahjono, menjelaskan, PT TMMIN serta PT TAM ingin tetap memupuk jalinan industrial yang serasi, dinamis, serta berkeadilan di lingkungan kerjanya.

“Kami tetap memiliki komitmen jika industrial relation itu seperti safety. Kita telah bersama loyalitas, jika safety itu penting, karena itu jalinan industrial serasi itu harus penting,” jelas Warih.

Dia mengemukakan jika faksinya akan tingkatkan ketrampilan serta daya saing pekerja PT TMMIN serta PT TAM, untuk tingkatkan produktivitas usaha serta kesejahteraan pekerja.

“Ini ialah periode awal, silahkan terus menilai, supaya ini bukan sekedar berlangsung di kita. Dan juga suplai chain kita,” ajaknya.

Selain itu, Ketua Umum KSP LEM PT Toyota Astra Motor, Dadang Sudarno, mengatakan jika pengerjaan PKB periode kesempatan ini sudah dengan diawali diskusi tentang aplikasi PKB periode awalnya. Selanjutnya diteruskan dengan pembacaan keadaan ketenagakerjaan di waktu depan. Semua usaha itu, ucap Dadang, mempunyai tujuan untuk mendapatkan keadaan riil perusahaan serta pekerja, untuk wujudkan mutual understanding.

“Kami meyakini dengan ide ini kita akan temukan jalan keluar paling baik, untuk tingkatkan produktivitas perusahaan serta kebahagiaan pekerja,” katanya.

Ikut ada dalam penandatanganan PKB ini, Dirjen PHI serta Jamsos Kemnaker, Haiyani Rumondang; Kadisnakertrans Propinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah; Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Yoshiro Nakata; serta Ketua PUK FSP LEM PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Aziz Syarif Hidayat.