Begini Detik-detik Mayat Pupung-Dana Dibakar dalam Adegan Rekonstruksi

Begini Detik-detik Mayat Pupung-Dana Dibakar dalam Adegan Rekonstruksi

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun– Penyidik mengadakan rekonstruksi masalah pembakaran jasad Edi Candra Purnama alias Pupung serta anaknya, Mohammad Adi Pradana alias Dana. Ke-2 korban dibakar oleh terduga Kelvin, anak dari terduga penting Aulia Kesuma.

Pantaun dari lapangan Sabhara Polda Metro Jaya, Senin (9/9/2019) seputar jam 13.30 WIB rekonstruksi diawali. Rekonstruksi cuma berjalan seputar 5 menit.

Kelihatan dua mobil diparkirkan. Terduga Aulia Kesuma kelihatan cuma menanti di mobil, sesaat terduga Kelvin yang dimainkan oleh penyidik, ada di mobil lain serta bawa ke-2 jasad korban.

Dalam adegan pertama, kelihatan Kelvin menyiramkan bensin ke jasad ke-2 korban. Selanjutnya Kelvin keluarkan korek api lalu menyulutkannya ke ke-2 jasad.

Kelvin membakar ke-2 jasad dalam keadaan dianya duduk di jok kemudi. Sedang ke-2 jasad yang dibakar ada di jok belakang.

Baca juga : Kedubes Thailand ke Pemerintah Indonesia: Lindungi Timnas dan Suporter Kami

Mengakibatkan, Kelvin turut terbakar. Kemudian Kelvin lari ke arah ke mobil Aulia.

Adegan berikutya, Aulia serta Kelvin tinggalkan tempat insiden di Sukabumi ke arah Jakarta. Aulia mengantarkan Kelvin ke RSPP Jakarta untuk diberi penyembuhan.

Seperti dikabarkan, ada tujuh terduga yang sukses diamankan polisi, yakni Aulia Kesuma, Kelvin, Tini, Rodi, Alpat, dan pelaksana eksekusi Sugeng serta Agus. Mereka mempunyai peranan yang berlainan, dari mulai mengenalkan pelaksana eksekusi, membuat gagasan pembunuhan, sampai menyelesaikan korban.

Aulia membunuh suami serta anak tirinya sebab terbelit permasalahan hutang sebesar Rp 10 miliar. Ia membunuh dengan arah untuk jual rumah serta tanah korban untuk membayar utang-utangnya.

Mereka membunuh lewat cara memberi 30 butir obat tidur ke minuman beberapa korbannya. Sesudah tidak sadar, korban dibekap sampai meninggal memakai handuk yang diberi alkohol. Ke-2 jasad korban selanjutnya dibakar bertepatan dengan satu unit mobil di daerah Sukabumi.