Sidangkan Gugatan Pilpres, Hakim MK Diyakini Tidak Akan Berat Sebelah

Sidangkan Gugatan Pilpres, Hakim MK Diyakini Tidak Akan Berat Sebelah

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun – Sidang pertama tuntutan hasil Penentuan Presiden (Pemilihan presiden) 2019 akan berjalan pada Jumat 14 Juni 2019. Seluruh pihak, termasuk juga dua tim yang ikut serta dalam Pemilihan presiden 2019, diinginkan tidak melempar alasan negatif yang bisa mengakibatkan kerusakan keyakinan publik pada independensi Mahkamah Konstitusi (MK).

“Berikan ketetapan Pemilihan presiden pada independensi hakim konstitusi. BPN serta simpatisan semasing calon presiden supaya tidak menperkeruh situasi dengan mengemukakan komentar yang tidak pantas,” tutur Ketua Hukum DPP KNPI, Tony Besar Hasibuan, Minggu (9/6/2019).

Tony sayangkan ramainya tuduhan tidak netral pada hakim MK yang mengatasi tuntutan. Walau sebenarnya menurut dia, hakim konstitusi adalah beberapa orang dipilih lewat proses panjang yang tidak gampang juga. Hingga hakim-hakim konstitusi mempunyai kredibilitas tinggi.

Baca Juga : Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Pemerintah Batasi Akses Tol

“Hentikanlah pertaruhan beberapa macam atas personality atau pribadi hakim konstitusi, sebab saya meyakini itu pun tidak memengaruhi sikap hakim konstitusi, sebab hakim-hakim itu dituntut oleh undang undang untuk memutuskan berdasar pada norma-norma serta alat bukti yang sesuai dengan,” tegasnya.

Tuntutan hasil Pemilihan presiden 2019 yang memenangi pasangan nomer urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dikirimkan oleh calon presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Prabowo-Sandi menuding penyelanggaraan Pemilihan presiden 2019 tidak adil dan jujur.

Selain itu, KPU awalnya putuskan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin jadi juara Pilres 2019 dengan pencapaian 85.607.362 suara atau 55,50%. Sedang Prabowo-Sandi mendapatkan 68.650.239 suara atau 44,50%.