6 Rekor Buruk Real Madrid di La Liga 2018/2019

6 Rekor Buruk Real Madrid di La Liga 2018/2019

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun – Musim 2018/2019 jadi peristiwa kelam Real Madrid. Tidak cuma bertukar tiga pelatih dan juga ada beberapa rekor negatif yang dicatatkan Sergio Ramos dkk di La Liga 2018/2019.

Madrid tutup La Liga 2018/2019 dengan kekalahan 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu, Minggu (19/5/2019). Ini kekalahan ke-12 Madrid di liga musim ini.
Los Blancos juga tidak berhasil mengusung satupun trofi penting untuk kali pertamanya dalam empat tahun. Bahkan juga, dalam prosedurnya, mencatat rekor yang tidak diharapkan. Tersebut enam rekor jelek Madrid seperti dikutip AS.
Rekor beda point di belakang Barcelona

Madrid jadi kemampuan Eropa yang menguasai dalam dekade paling akhir, tapi di Spanyol mereka kalah dari Barcelona. Madrid cuma mencapai dua gelar La Liga semenjak 2008. Sedang Barcelona delapan trofi dari 11 musim paling akhir. Parahnya, walau Madrid di tempat ke-3 klassemen musim 2018/2019 dengan 68 point, tetapi ketinggalan 19 angka dari Barcelona (87 point). Awalnya sempat berlangsung Madrid ketinggalan 19 angka di belakang Blaugrana.

Pertama-tama Zidane kalah dua pertandingan betuntun di La Liga

Sesudah Julen Lopetegui serta Santiago Solari jalankan pekerjaan yang percuma, Zinedine Zidane diangkat kembali jadi bos Madrid pada bulan Maret. Tetapi, optimisme itu cuma berusia pendek. Di periode kedua-duanya, kapasitas team belum lebih baik. Dalam 11 pertandingan dibawah Zidane, Madrid menelan empat kekalahan. Madrid tidak pernah menang di pertandingan tandang, serta kekalahan di kandang menentang Real Betis adalah kali pertamanya Zidane kalah dua pertandingan berturut-turut jadi pelatih.

Baca Juga : Gerindra Pastikan Tak Pernah Bully Bu Ani Yudhoyono

Jumlahnya gol paling rendah LaLiga semenjak 1999/2000

Sesudah kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus, Madrid alami krisis di posisi depan. Keseluruhan gol La Liga cuma 63, banding dengan Barcelona 90 gol, serta adalah yang paling rendah mereka sepanjang hampir dua dekade. Pada La Liga 1999/2000, Madrid kumpulkan 58 gol. Tetapi, gelar Eropa ke-8 selamatkan kampanye dimana mereka finish ke lima, di belakang Real Zaragoza.
Paling banyak pertandingan tidak cetak gol semenjak 1993/94

Bukti selanjutnya mengenai ketakmampuan Madrid cetak gol bisa diketemukan dalam fakta jika laga menentang Real Betis (score 0-2) ialah pertandingan ke-9 dimana mereka tidak dapat cetak gol di liga 2018/2019. Sedang di semua pertandingan, angkanya naik jadi 13. Dalam ke-2 masalah itu, akhir kali club ibu kota tidak berhasil cetak gol dalam sangat banyak laga pada 1993/94.

Jumlahnya rata-rata pemirsa paling rendah dalam dua dekade

Musim Madrid diawali dengan jumlahnya pemirsa di Stadion Santiago Bernabeu sebesar 48.446 yang disebut rekor paling rendah dalam 10 tahun. Di hari Minggu (19/5/2019), keseluruhan 56.900, sesaat kemampuan Bernabeu 81.000. Rata-rata musim Madrid 61.020 di La Liga. Madrid berusaha keras untuk meningkatkan jumlahnya pemirsa yang sampai jumlahnya paling rendah rata-rata 57.500 semenjak 1999/2000.

Cuma kurang satu diantara kekalahan paling banyak semusim

La Liga 2018/2019 Madrid menelan 12 kekalahan. Jumlahnya itu cuma kurang satu diantara kekalahan paling banyak 13 pertandingan yang berlangsung musim 1973/1974.