Komisi Pemilihan Umum Siap Menghadapi Setiap Serangan

Komisi Pemilihan Umum Siap Menghadapi Setiap Serangan

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun – Komisi Penentuan Umum (KPU) semenjak awal tingkatan pemilu seringkali jadi tujuan tembak beberapa pihak yang terasa tidak senang atau menyengaja ingin mengacaukan. Mulai berita hoax sampai ada dakwaan KPU memihak dan lain-lain. Menjadi instansi penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan ini, bagaimana KPU menyikapinya? Tersebut interviu dengan Ketua KPU Arief Budiman.

KPU seringkali jadi tujuan hoax serta dakwaan tidak netral. Paling akhir rumor masalah tujuh container surat nada tercoblos serta nyatanya itu bohong. Bagaimana respon Anda?

Semenjak awal tingkatan berjalan sampai mengambil keputusan pasangan calon, KPU terasa ini kompetisinya begitu ketat. Kami harus terpaksa mengkritik pemerintah serta DPR sebab undang-undangnya terlambat diputuskan. Ini konstruksi besar yang perlu kita mengerti.

Saat saya jadi anggota KPU periode awal mulanya, undang-undangnya diputuskan dua bulan awal mulanya. Ada banyak waktu. Saat ini tidak, undang-undangnya diputuskan sehari sebelum penerapan tahapannya diawali.

Waktu itu kami telah terasa susah. Saat mengambil keputusan peserta pemilu, keluar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di tengahnya proses verifikasi partai politik. Itu susah mengagumkan.

Kerumitan apakah yang dimaksud?

Sesudah penentuan peserta pemilu, dikerjakan pengaturan rincian pemilih. KPU dikasih info ada 25 juta data pemilih ganda. Kami lalu cek bersama, nyatanya angkanya tidak sebesar itu. Bahkan bisa saja cuma seputar 5% dari data yang diserahkan.

Tuntas itu muncul kembali masalah 31 juta data siluman. Oke, mari kita duduk bareng serta tuntaskan. Akhirnya, 31 juta itu nyatanya bukan data siluman, tetapi data verifikasi yang dikerjakan team Kemendagri pada DPT yang sudah diputuskan pada step pertama, 5 September.

Demikian selanjutnya sampai rumor logistik. Tuturnya, ada tujuh container surat nada yang telah tercoblos. Parahnya kembali, tercatat satu container yang telah dibuka, diambil alih oleh KPU. Untuk yang ini saya katakan bukan hoax, tetapi dakwaan sebab tiada data. Malam itu pun kami berjalan.

Ada yang katakan KPU berjalan sesudah ada cuitan Andi Bijaksana (orang politik Demokrat). Tidak bener itu. KPU lakukan tindakan atas pikirannya sendiri, berdiri sendiri, logis, rasional. Muncul kembali rumor kotak kardus, lantas debat. Demikian selanjutnya, tentu ada rumor buruk yang menimpa KPU. Prinsipnya dengan mental kami telah siap. Jika mereka keluarkan data serta bukti, kita jawab dengan data serta bukti.

Baca Juga : Polisi Ciduk Pemasok Sabu ke Caca Duo Molek

Mendekati debat, ramai rumor KPU mengungkapkan isi debat. Bagaimana KPU menyikapinya?

Nah, sesudah masuk rumor debat masuk materi debat yang dibocor-bocorin. Debat tidak menarik dan lain-lain, walau sebenarnya untuk mengulas tehnis debat hasilnya begitu panjang serta lama dan menyertakan beberapa pakar untuk memberi gagasannya. Mengapa KPU ambil kebijaksanaan itu (memberi kisi-kisi debat).

Pertama, kami mesti pastikan jika debat ini akan berjalan hebat, bahkan juga lebih hebat dari debat-debat awal mulanya. Sebab dari enam fragmen ini, semua menyertakan pasangan capres serta wapres.

Fragmen ke-2 sampai lima itu debat. Jadi semenjak awal telah debat selalu. Nah, fragmen ke enam closing pernyataan. Lalu dari empat fragmen, kita bagi jadi dua. Fragmen dua serta tiga itu pertanyaan dari panelis, fragmen empat serta ke lima pertanyaan dari semasing pasangan calon.

Jadi, masalah pertanyaan yang kita beri pada semasing calon tidak didapati manakah pertanyaan yang dikasihkan pada semasing calon. Jadi kita meminta panelis membuat 20 pertanyaan.

Dari 20 pertanyaan itu dalamnya apa sajakah?

Ada empat topik yang akan diangkat. Hukum, HAM, korupsi, serta terorisme. Jadi semasing calon mesti mengerti semua materi debat. Serta, jika mereka menjawab pertanyaan masih akan memperoleh respon dari pasangan lainnya. Jadi janganlah cepat-cepat baper ini tidak berasa debat.

Apakah fakta KPU memberi kisi-kisi debat pada pasangan calon?

Putusan ini muncul sebab semasing pasangan mengharap tidak sama-sama menjatuhkan. Semasing mesti mengawasi martabatnya. Oke jika begitu kita rumuskan termasuk juga hindari tuduhan KPU mengungkapkan pertanyaan. Saya telah menyangka kelak akan ada hoax kebocoran masalah karena itu saat ini (sesudah kisi-kisi masalah dikasihkan) tidak ada hoax kebocoran masalah sebab telah dikasihkan.

Sesudah debat, prediksinya ada perseteruan ditambah lagi?

Sesudah debat, sisi yang sangat terpenting waktu pengambilan serta hitungan nada. KPU, Bawaslu, kepolisian, partai politik, pasangan calon mesti tempatkan benar beberapa orang yang memahami peraturan pemilu di TPS sebab perseteruan itu umumnya dimulai sebab beberapa pihak tidak mengerti peraturan yang benar.

Itu awal terjadinya perseteruan hingga KPU akan melatih dengan baik semua petugasnya di TPS. Bawaslu pun demikian. Kepolisian, partai politik serta pasangan calon kami berharap dapat tempatkan beberapa orang yang mengerti peraturan di TPS.

Apa ada peluang perseteruan pemilu yang lain?

Sisi pada akhirnya akan bersambung pada rekapitulasi serta penentuan hasil. Umumnya rumor akan berkembang sampai kami tuntas merekap di tingkat nasional.