11 Kali Merampok di Jakarta, Pemuda 19 Tahun Didor Polisi

11 Kali Merampok di Jakarta, Pemuda 19 Tahun Didor Polisi

Bandar Q, Agen QQ, Bandar Qiu Qiu, Domino QQ, Capsa Susun – Empat aktor perampokan yang sudah berlaga di 11 tempat di Jakarta ditangkap petugas Polsek Palmerah, Jakarta Barat. Satu dari empat aktor sangat terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya.

Aktor yang ditembak polisi yaitu, Muhammad Gusti Arizal (19), sedang tiga aktor lainnya yaitu, Asep Maulana (20), Ahmad Rifai (18) serta Ahmad Yazid (18). Kapolsek Palmerah, Kompol Ade Rosa menjelaskan, penangkapan pada empat aktor ini berawal dari laporan terdapatnya perampokan di salah satunya kios di Pasar Palmerah.

Saat itu Gusti Arizal serta Asep Maulana tertangkap selesai merampok seseorang pedagang disana. Polisi yang lakukan pengintaian berjalan cepat untuk tangkap ke-2 aktor. Sesudah tindakan kejar-kejaran pada aktor dengan petugas berlangsung, ke-2 aktor pada akhirnya ditangkap di Jalan Palmerah Barat IV.

Baca Juga : Diincar Madrid, Pochettino Mengaku Masih Betah di Tottenham

“Gusti sudah sempat lakukan perlawanan menggunakna golok, sangat terpaksa petugas melumpuhkan kakinya dengan timah panas,” kata Ade pada wartawan Jumat (9/11/2018). Hasil dari kontrol sesaat didapati, Gusti serta Asep sudah sempat ikut serta dalam perampokan Cafe Ababil Jalan Anggrek Rosliana VII/73, 009/05, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Afrizal memberikan dari penangkapan kedua-duanya petugas lakukan peningkatan sampai pada akhirnya tangkap Rifai serta Yazid di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hasil penyelidikan sesaat, didapati keempatnya adalah pemain lama.

“Mereka sering menyisir jalanan Jakarta serta merampok beberapa orang memakai senjata tajam, seperti golok, parang, serta samurai. Mereka tidak sungkan untuk melukai korbannya untuk menantang,” katanya.

Afrizal meneruskan dari pernyataan keempatnya, didapati grup ini telah lakukan perampokan di 11 tempat di Jakarta. Karena tindakannya, keempatnya terancam hukuman penjara di atas empat tahun karena dipandang melanggar masalah 365 KUHP mengenai Pencurian serta Kekerasan.