Gara-gara HP, Pria Ini Tewas Dikeroyok 8 Orang

Gara-gara HP, Pria Ini Tewas Dikeroyok 8 Orang

Gara-gara HP, Pria Ini Tewas Dikeroyok 8 Orang

Gara-gara HP, Pria Ini Tewas Dikeroyok 8 Orang

Trenggalek – Manus Bahari (27) Masyarakat Jepang, Kabupaten/Kabupaten Tulungagung, tewas sesudah dipukuli oleh pemuda ke-8. Masalah ini di buat oleh problem telepon.

Kapolsek Tulungagung Kompol Mukalam menyebutkan, masalah itu tersingkap sesudah polisi terima laporan dari orangtua korban. Waktu itu korban diketemukan di desa Kutoanyar.

” Awalannya bapak korban terima panggilan dari satu diantara aktor (Mahfud Zakarya Fauzi) yang membayar kelahirannya yang dipukuli oleh massa di Kutoarajo Boyolangu, ” kata korban serta korban Mukalam pada AFP, Jumat (4/5/2010).

Tetapi tidak lama tiba dirumah, korban wafat. Terasa putranya jadi korban kekerasan, keluarga korban pada akhirnya memberikan laporan sangkaan penyerangan ke kantor polisi.

” Kami baru menindaklanjuti masalah ini, atas nama Hamlet Mahfud Zakarya Fauzi Pipaimo, Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Tulungagung.

Baca Juga: Hamil Enam Bulan, Happy Salma Tetap Fit Bekerja

Dari info tersangka, partainya memperoleh info bila jumlah keseluruhan serangannya delapan. Dengan bekal info kalau polisi memburu aktor beda.

” Alhamdulillah semuanya aktor yang kami tangkap serta sekarang ini tengah dalam sistem kontrol, ” tuturnya.

Aktor yang lain yaitu HAF (15) serta Febri Ariadi (22) warga Desa Nglurup, Kecamatan Sendang. Supriyono (27), AAR (16), TAS (16) warga Desa Jambuwok, Kecamatan Sendang serta Tobi Wijaya Kusuma (19) dari Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang.

” Penangkapan itu bekerja bersama pada Resmob Polres Tulungagung, Kantor Polisi Tulungagung serta Polisi Sendang, kami awalannya dicurigai Mahfud di Desa Sembung, ” kata Mukalam.

Diluar itu, mereka juga mengetahui dua unit Oppo hitam serta hp putih Huawei. Tersangka serta tanda bukti segera dibawa ke Polres Tulungagung.

Bekas Kapolda Trenggalek memberikan, beberapa tersangka di belakang sudah lakukan pengyurs dengan korban Manus Bahari Kaluragung Jepang, Tulungagung. Beberapa aktor diputus dengan handphone beberapa tersangka, serta pada akhirnya temukan mereka digempur.

” Dari informasi sesaat ditempat di desa Karangrejo, pada aktor serta korban keduanya residivis yang sudah di penjara dalam kejahatan, ” Mukalam menerangkan.

Diterangkan dari problem ini dengan polisi KUHP dengan ancaman hukuman maksimum 12 th. penjara.