Sandi: Sah Saja Jika Parpol Tawarkan Anies Pimpin Indonesia

Sandi: Sah Saja Jika Parpol Tawarkan Anies Pimpin Indonesia

Sandi: Sah Saja Jika Parpol Tawarkan Anies Pimpin Indonesia

Sandi: Sah Saja Jika Parpol Tawarkan Anies Pimpin Indonesia

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berasumsi lumrah bila parpol elit terutama Gerindra Anies Baswedan menawar untuk memimpin Indonesia. Sandi serta lihat gambar Anies sudah bertambah mulai sejak ibukota.

Awalannya Sandiaga menyebutkan ada seseorang ibu yang salah menyebut menyebut panggilan Anies. Walau Ibu sudah memberitahunya kalau namanya yaitu Sandiaga, namun ibunya bersikeras menyebutnya Anies-Sandi.

Baca Juga: Kevin/Marcus Menakar Peluang Indonesia di Piala Thomas

” Jadi nama pak Anies beresonansi kalau saya miliki kelayakan waktu dulu, saya tarik-tarik pak Anies pak Anies jadi, di Solo juga demikian.. Sama rekan di tim ini ya pak Sandi, Pak ini Kata Sandi. ” Ya, Anies-Sandi ” Jadi nama paket Anies di DKI. ” Nama Pak Anies sesudah pemilu jadi lebih populer, ” kata Sandiaga, di Ropisbak Ghifari, Jatiwaringin, Jakarta Timur, Minggu (1/4/2010).

Dia fikir itu baik-baik saja bila ada pesta yang tawarkan Anies jadi wapres. Sandiaga menilainya Anies yaitu putra paling baik bangsa.

” Saya fikir itu tidak tambah baik dari Partai Geraldra serta unsur-unsur yang bisa dipakai untuk Tuan Anies jadi satu diantara pemimpin di Indonesia lantaran saat ini dia yaitu putra paling baik bangsa, ” kata Sandiaga.

Dia menyebutkan kemampuan Anies jadi Gubernur DKI juga diawasi oleh kebanyakan orang Indonesia. Tetapi Sandiaga menyebutkan Anies masih tetap konsentrasi di Jakarta dengannya sampai 5 tahun masa jabatannya selesai.

” Pekerjaan di Jakarta juga akan diproyeksikan jadi kemampuan yang diawasi dengan nasional, ” dia berjanji sepanjang lima th., dia masih tetap konsentrasi di Jakarta, ” kata Sandiaga.

” Jadi bila konsentrasi di Jakarta bagus, itu bagus buat kita serta Jakarta karna diproyeksikan di tingkat nasional. ” Pemilih koalisi yang lalu Pak Prabandu coba tandu mengambil keputusan, imbuhnya.