Fakta-fakta Jaringan Penyuplai Sabu ke Artis Riza Shahab

Fakta-fakta Jaringan Penyuplai Sabu ke Artis Riza Shahab

Fakta-fakta Jaringan Penyuplai Sabu ke Artis Riza Shahab

 Fakta-fakta Jaringan Penyuplai Sabu ke Artis Riza Shahab

Jakarta – Artis Riza Shahab serta 5 yang lain sesudah pesta di The Wave Apartments, Kuningan, Jakarta Selatan. Tidak lama sesudah Riza tertangkap, tiga penyuplai dari Shabu ke Riza Balik.

Kelimanya yaitu seniman FTV Reza Alatas, Rizka Pindah Syafitra, Rastio Eko Fernando, Santry Napitupulu serta Wedo Satria Sakti dengan kata lain Edo. Rizka serta tiga pemakai yang lain di Wave The Wave Apartments, sesaat Santry serta Edo ada di unit apartemen lantai 23 pada Kamis malam (12/4).

Ke-6 orang ini mengklaim upacara itu hanya pesta sabu untuk menggunakan 0, 5 gr shabu. Berdasar pada info Santry, pada akhirnya dibongkar supply shabu.

” Mulai tempo hari yaitu tersangka RS (Riza Shahab) dkk yang kami tangkap di lobi Wave (Apartment The Wave) interogasi enam orang, barang dari tersangka YG (Yogadio dengan kata lain Yoga), ” kata Kapolres. Humas Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, menyebutkan pada wartawan di Mabes Polri Metro Jaya, Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Baca Juga: Di Luar Panahan, Dinda Juga Jago Nyanyi dan Desain

Sandal Yoga di The Wave Apartments pada Jumat (13/4) pagi dengan 0, 6 gr shabu. Disangka, Yoga juga akan kirim semakin banyak barang.

” Dari info itu, kami kembali pada Wave Apartments serta kami aman dengan 0, 6 gr shampo obat, ” tuturnya.

Yoga dibawa ke hotel di daerah Mangga Dua. Disana, polisi temukan 0, 2 gr metana yang tersimpan dalam botol air mineral ditempat sampah.

” Dia telah tinggal sepanjang sekian hari serta kami memperoleh 0, 2 gr barang yang disimpan dalam botol aqua serta ditempat sampah, ” lanjutnya
Tersangka Yoga mengakui memperoleh barang dari M Syarif. Polisi lalu meninggalkan Sharif dimuka Hotel Clasic di Jalan Smanhudi, Sawah Besar, Jakarta Pusat dengan 4, 7 gr sabu.

Lalu polisi pergi mengira Ibn dengan kata lain Bagol dimuka Indomaret di Bogor Barat, Kota Bogor. Dealer Ibn Adalag yang berikan shabu sharif berprasangka buruk.

” Kami temukan kalau di satu tempat tinggal kos di Ciampea, Bogor, ada 33 gr ganja, sesudah interogasi sudah beli seperempat kg (marijuana), bekasnya, ” tuturnya.

Polisi lakukan tes urin pada Yoga, Sharif serta Ibnu. ” Sesudah tiga tes positif, kami memakai Pasal 112 UU No. 35 th. 2009 mengenai Narkotika dengan keamanan sepanjang lima th. ke atas, ” imbuhnya.

Dari penyelidikan Riza Shahab Cs, juga tersingkap bentuk Santry. Kenyataan santry yaitu broker.

” Apartemen ini punya orang yang lain, tapi ST (Santry) yaitu pengelola apartemen, yang semestinya tidak disengaja. Kakah untuk mengkonsumsi atau pesta perjamuan, ” kata Kepala Sub-Dept. II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander.

Tersangka Yoga mengakui sudah temukan empat transaksi sabu dengan Santry. Santry sendiri mengaku kalau ia cuma memakai dua shabu dengan grup Riza Cs.

” Dalam gambaran, cuma 2 x untuk membawa ke group dari RH (Rizka HS), jadi itu yaitu pesan dari inisial group ST mereka