Jaringan Sabu 3 Lapas di Jatim Dibongkar, Libatkan Kurir Wanita

Jaringan Sabu 3 Lapas di Jatim Dibongkar, Libatkan Kurir Wanita

Jaringan Sabu 3 Lapas di Jatim Dibongkar, Libatkan Kurir Wanita

Jaringan Sabu 3 Lapas di Jatim Dibongkar, Libatkan Kurir Wanita

Mojokerto – Polisi membongkar jaringan dealer sabu di tiga penjara di Jawa Timur. Jaringan ini memakai tiga wanita jadi kurir. Sayangnya, narapidana yang dicurigai berjejaring, belum juga tersentuh hukum.

Kapolresta Mojokerto AKBP Puji Hendro Wibowo menyebutkan jaringan shabuer Lapu Porong, Sidoarjo tersingkap dari penangkapan Tri Endah Retnaningtyas (36), warga Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto. Ibu rumah-tangga ini di tangkap di Jalan Raya Mlirip, Jetis, Selasa (6/2) sekitaran jam 14. 00 WIB.

” Tersangka yang kami tangkap waktu kirim shabu ke konsumen dengan 0, 8 gr sabu, tersangka memenangi s shabu dari inisial nephew n, ” kata Puji waktu jumpa pers di kantornya, Senin (19/2/2018). )).

Pujian, polisi menggerebek tempat tinggal Triyannanda Pramana atau N (30), warga Desa Mlirip, Jetis. Terkecuali gempa yang dicurigai, petugas juga mengambil alih bukti 7 klip plastik diisi sabot 2, 58 gr sabro, 1 hp serta 1 timbangan listrik.

” Jaringan ini (Tri Endah serta Triyannanda) didominasi oleh narapidana penjara. Porong S. Napi awal yaitu suami TE (Tri Endah), ” tuturnya.

Baca juga: Performa Madrid Jeblok karena Terlena

Sebelumnya itu, kata Puji, juga mengatasi jaringan dealer sabu Madiun Lapu. Itu sesudah polisi menahan Dafid Margono (33), seseorang pedagang dari Desa Tanjung, Jetis, Mojokerto.

Dafid di tangkap di Balongrawe Sekitaran, Desa Kedundung, Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (3/2) malam. Dari penangkapan ini, petugas mengambil alih 4 klip plastik diisi sabu 10 : 48 gr, 1 hp serta 1 timbangan listrik.

” Shabu dicurigai oleh DM (Dafid Margono) dari tahanan dengan inisial T di Penjara Madiun, tahanan ini mengatur shabu-shab dari penjara, penjualan itu memakai system berbasiskan kurir diluar penjara, tetapi kurir kami belum juga tertangkap, ” tuturnya. menerangkan.

Jaringan dealer sabu ke Penjara Mojokerto juga tersingkap. Penjumlahan jaringan ini diawali dari penyelundupan penyelundupan sabu oleh petugas lapas, Rabu (24/1).

Aktor grup penyelundupan narkoba I yaitu Elok Nurwahyuni ​​ (42), warga Kecamatan Miji, Kranggan, Mojokerto serta Lilik Swadiyah (37), Jati Pasar, Trowulan, Mojokerto.

Ke-2 wanita itu yaitu kurir untuk memasok shabu ke suami mereka yang sekarang ini dipenjara di Mojokerto. Suaminya yang cantik berinisial MK, sesaat suami Lilik berinisial S.

” Dari dua kurir itu kami mengambil alih 7 klip methamphetamine dengan berat 2, 14 gr serta satu hp, juga akan di jual kembali dipenjara oleh suami mereka, ” kata Puji.

Sayangnya, narapidana yang dicurigai ikut serta dalam jaringan dealer sabu ini belum juga tersentuh oleh hukum. Pujilah argumennya, tak ada bukti yang diketemukan waktu petinggi menggeledah beberapa sel semasing tahanan.

” Status narapidana cuma karna kedekatannya dengan alat komunikasi yg tidak kami dapatkan waktu kami check disana (penjara), ” tuturnya.

Karena perbuatannya, lebih Puji, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI. 35 th. 2009 mengenai Narkotika. ” Ancaman maksimum 20 th. penjara, ” tuturnya.